Selasa, 26 Januari 2010

KELUARGA BERENCANA

A.PENDAHULUAN
-Jumlah penduduk Indonesia sensus 1980 adalah 147 jt jiwa dngn angka pertumbuhan 2,34%/th
-Penyebaran > kelalaian sebelum th 1949, pd zaman colonial belanda serta adanya gerakan menyetujui kelahiran ( soekarno )
-Maka pemerintahan Indonesia mengambil kebijaksanaan ANTI NATALIS > menekan kelahiran serendah mungkin.
-Presiden soeharto menandatangani deklarasi PBB tentang kependudukan.
-Th 1969 > Lembaga keluarga berencana Nasional (LKBN)
-Th 1970 Badan koordinasi keluarga Berencana Nasional (BKKBN) > menurunkan angka kelahiran kasar (CBR) sebanyak 50% pd thn 1990 dibandingkan th 1971.
B.PENGERTIAN DAN DEFINISI
1.Akseptor KB (peserta KB) = PUS dimana salah seorang dari padanya menggunakan salah satu cara/ alat kontrasepsi unt tujuan pencegahan kehamilan, baik melalui program maupun non program.
2.Akseptor Baru = PUS yg baru pertama kali menggunakan salah satu cara/ alkon dan/atau PUS yang menggunakan kembali salah satu cara/alkon setelah mereka berakhir masa kehamilannya (baik keguguran, lahir mati, lahir hidup)
3.PUS (PASANGAN USIA SUBUR) = Pasangan suami istri yg pada saat ini hidup bersama, baik bertempat tinggal resmi dlm suatu rumah ataupun tdk, dimana umur istrinya antara 15-44 th.
4.Cara Kontrasepsi Modern = cara/alkon yg digunakan unt mencegah/ menjarangkan kehamilan (IUD, suntik, pil, kondom, dll
5.Current user-CU (Peserta KB aktif) = PUS yg pd saat ini masih menggunakan salah satu cara/alkon.
6.Ever User = PUS yg pernah menggunakan salah satu/ alkon, baik sekarang masih menggunakan salah satu cara ataupun tdk menggunakan lagi.
7.Akseptor aktif kembali = PUS yg telah berhenti menggunakan selama 3 bln at lebih yg tdk diselingi oleh suatu kehamilan dan kembali menggunakan cara kontrasepsi baik dngn cara yg sama maupun berganti cara setelah berhenti/ istirahat paling kurang 3 bln berturut2 dan bukan karena hamil.
8.Kelahiran Tercegah (birth prevented) = banyaknya kelahiran yg dapat dicegah karena PUS menggunakan salah satu cara/ alkon.
C.PENILAIAN PELAKSANAAN PROGRAM KB
a.Tahap 1 = penilaian pencapaian target akseptor yg meliputi akseptor baru dan akseptor aktif kembali
b.Tahap 2 = Penilaian pencapaian target akseptor aktif
c.Tahap 3 = penilaian terhadap perkembangan ciri2 akseptor, terutama dr segi umur dan paritas akseptor
d.Tahap 4 = Penilain terhadap penurunan fertilitas yg dicapai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar